Kajian TV
Welcome
Login

Jika PEMIMPIN NON-MUSLIM 10 KALI Lebih Baik dibanding yang MUSLIM | Dr. Zakir Naik UMY Yogya 2017

Thanks! Share it with your friends!

URL

You disliked this video. Thanks for the feedback!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Added by Sunnah Channel in
98 Views

Description

→ Subscribe ke Lampu Islam: http://goo.gl/HtCS6t
→ Donasi: https://kitabisa.com/dakwahlampuislam

Blog Lampu Islam: http://www.lampuislam.blogspot.com
Instagram: http://instagram.com/LampuIslam (@LampuIslam)
Facebook Page: http://www.facebook.com/LampuIslam
Google +: https://plus.google.com/+LampuIslam

EMAIL LAMPU ISLAM
For partnership and business enquiries please contact: eternalife9@gmail.com

TOPIK
Seorang pemuda yang merupakan alumni UMY jurusan Hubungan Internasional bertanya kepada Dr. Zakir Naik mengenai umat Muslim yang tinggal di negara yang mayoritas penduduknya non-Muslim. Ketika pemilu tiba, maka calon yang ada biasanya hanyalah dari kalangan non-Muslim. Pada situasi seperti ini, bagaimana sikap Muslim seharusnya dalam memilih? Kemudian Dr. Zakir Naik juga menceritakan pengalamannya ketika beliau berceramah di UPI Bandung beberapa hari yang lalu. Beliau bercerita bahwa ada seorang wanita yang lahir dari keluarga Muslim namun telah menyimpang. Wanita itu bertanya kepada dirinya bagaimana bisa umat Muslim tidak memilih pemimpin non-Muslim apabila pemimpin non-Muslim itu jauh lebih baik kinerjanya dibandingkan yang Muslim? Kemudian Dr. Zakir Naik menjelaskan alasannya kenapa umat Muslim harus tetap memilih pemimpin yang Muslim dan dilarang memilih pemimpin non-Muslim. Ini adalah bagian dari ceramah Dr. Zakir Naik dalam tur Indonesia 2017 (Dr. Zakir Naik Visit Indonesia 2017). Ceramah ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah (UMY) Yogyakarta pada bulan April 2017.

Jazakallahu khairan kepada UMYogya
https://www.youtube.com/channel/UCKu-4JWHX0-WwyFPtr9Zbyg
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
CATATAN
Bagi yang ingin menulis komentar, tolong gunakan bahasa yang santun dan baik. Saling mencaci dan menggunakan bahasa kotor tidak akan menyelesaikan masalah. Allah berfirman: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. An Nahl: 125).

Dan bagi yang Muslim, kita dilarang menghina tuhan dari non-Muslim. Allah telah berfirman: “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan” (QS. Al An’am: 108).

Biografi Dr. Zakir Naik:

Zakir Naik terlahir pada 18 Oktober, 1965 Mumbai (Bombay pada waktu itu) beliau adalah seorang pembicara umum Muslim India, dan penulis keislaman dan perbandingan agama. Sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulama yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama.

Rekaman video dan DVD ceramahnya banyak didistribusikan. Beliau adalah pemilik Peace TV, sebuah stasiun televisi Islami. Zakir Naik juga adalah pendiri dan presiden Islamic Research Foundation (IRF) sebuah organisasi nirlaba. Topik yang sering ia bicarakan mencakup: Islam dan Ilmu Pengetahuan Modern, Persamaan Islam dan Kristen, Kristologi, Islam dan Sekularisme, Ketuhanan Yesus Kristus, Penyaliban Yesus, Ketuhanan Yesus, Nubuat Nabi Muhammad dalam Bibel, Nubuat Nabi Muhammad dalam Kitab Hindu, Nubuat Nabi Muhammad dalam Kitab Buddha, dsb.

Jika kita melihat tayangan video Dr. Zakir Naik di Youtube, ceramah beliau tidak hanya hanya orang Islam saja juga oleh kristen, hindu, buddha, bahkan ateisme. Dan kita lihat dari ceramah-ceramahnya di YouTube, banyak orang-orang non-Muslim tersebut termasuk pendeta, pandid, dsb yang tadinya melakukan debat agama dengan beliau namun akhirnya masuk Islam (menjadi muallaf) di acara beliau. Mereka memberikan kesaksian bahwa Islam adalah agama kebenaran.

Diantara pendapat itu adalah tentang mukjizat Quran. Al-qur’an yang telah turun 1400 tahun yang lalu merupakan salah satu kitab yang menurut beliau adalah kitab yang sangat luar biasa, karena didalamnya terdapat fenomena yang tak sedikit fenomena itu di ketemukan pada akhir-akhir ini.

Dr. Zakir Naik dengan kemampuan yang dimilikinya berupa hafalan yang teramat kuat tidak hanya mampu menghafalkan Al-Qur’an dan Shahih Bukhari Muslim, akan tetapi beliau juga telah menguasai kitab Weda, Tripitaka, Bhagavad gita, bahkan telah menggerakkan hati ribuan penganut Hindu di India dan menjadi mu’allaf. Beliau tanpa ragu-ragu juga mengoreksi pastur dan pendeta jika mereka salah dalam mengutip ayat-ayat dalam bible atau injil.

Namun, tidak seperti gurunya, yaitu Syekh Ahmed Deedat, Dr. Zakir Naik tidak memiliki banyak agenda Debat Terbuka layaknya Ahmed Deedat karena hampir semua tantangan debat yang dilayangkan oleh Dr. Zakir Naik banyak yang tidak mendapat respon dari gereja, bahkan sampai sekarang belum ada berita apakah ada Pendeta yang berani berhadapan langsung dengan beliau. Oleh karena itu, Dr. Zakir Naik dijuluki “Ahmed Deedat Plus” yang telah membuat pastur dan pendeta merasa ngeri berhadapan dengan beliau yang argumentasinya belum pernah terpatahkan.

Post your comment

RSS