Kajian TV
Welcome
Login

Tabligh Akbar: Wasiat Nabawiyyah Untuk Muslimin Indonesia (Syaikh Dr. Sa'ad Asy-Syatsri)

Thanks! Share it with your friends!

URL

You disliked this video. Thanks for the feedback!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Added by Rodja TV in Rodja TV
30 Views

Description

Video ini adalah rekaman tabligh akbar yang diselenggarakan di Masjid Astra Sunter, Jl. Gaya Motor Raya no. 3, Sunter, Jakarta Utara pada Ahad pagi, 17 Rajab 1437 / 24 April 2016, pukul 09:00-11:30 WIB bersama Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir Asy-Syatsri hafidzahullah. Tabligh akbar dengan tema “Wasiat Nabawiyyah untuk Muslimin Indonesia” tersebut diterjemahkan oleh Ustadz Maududi Abdullah, Lc. hafidzahullah.

Wasiat Nabawiyyah untuk Muslimin Indonesia
1. Wasiat untuk Bertaqwa kepada Allah
Wasiat Allah yang pertama yaitu firman Allah:

وَلِلَّـهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْ‌ضِ ۗ وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِن قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُوا اللَّـهَ ۚ وَإِن تَكْفُرُ‌وا فَإِنَّ لِلَّـهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْ‌ضِ ۚ وَكَانَ اللَّـهُ غَنِيًّا حَمِيدًا ﴿النساء : ١٣١﴾
“Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi, dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir maka (ketahuilah), sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah dan Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji.” (QS An-Nisa’: 4)

Apa itu taqwa kepada Allah?
Bagaimana seorang Muslim benar-benar bisa mempraktikkan taqwa Allah ini, menjalankan wasiat Allah di dalam kitabNya?
Dan bagaimana seorang Muslim benar-benar bertaqwa kepada Allah?

2. Wasiat untuk Berbakti kepada Orang Tua
Wasiat Allah yang kedua yang Allah wasiatkan kepada kita, tiga kali di dalam ayat-ayatNya yang mulia, yaitu untuk berbuat baik kepada orang tua kita.

Allah berfirman:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا ۖ وَإِن جَاهَدَاكَ لِتُشْرِ‌كَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۚ إِلَيَّ مَرْ‌جِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ﴿العنكبوت : ٨﴾
“Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepadaKu-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS Al-‘Ankabut [29]: 8)

3. Wasiat untuk Bersatu dan Tidak Berpecah Belah
Wasiat yang ketiga yang diwasiatkan oleh Allah di dalam kitabNya yang mulia adalah agar kita selalu melakukan persatuan, saling memperbaiki hubungan sesama kita, dan saling mencintai satu sama lainnya. Kita lakukan semua itu untuk taqarrub ila Allah, mendekatkan diri kita kepada Allah.

Allah menyebutkan wasiat yang ketiga ini dalam firmanNya:

شَرَ‌عَ لَكُم مِّنَ الدِّينِ مَا وَصَّىٰ بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَ‌اهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَىٰ ۖ أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّ‌قُوا فِيهِ ۚ كَبُرَ‌ عَلَى الْمُشْرِ‌كِينَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ ۚ اللَّـهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَن يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَن يُنِيبُ ﴿الشورى : ١٣﴾
“Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkanNya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah-belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendakiNya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepadaNya).” (QS Asy-Syura [42]: 13)

Simak pemaparan ilmiah penuh manfaat dari tabligh akbar bersama Syaikh Dr. Sa’ad Nashir Asy-Syatsri dengan penerjemahan oleh Ustadz Maududi Abdullah, Lc. tentang wasiat-wasiat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang teramat berharga kepada seluruh Muslimin yang digali dari Al-Qur’an yang mulia.

Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=20387
Rodja.TV: http://rodja.tv/1832

Post your comment

RSS