Kajian TV
Welcome
Login

Jalan Pintas Menuju Surga | Maulana Tariq Jameel

Thanks! Share it with your friends!

URL

You disliked this video. Thanks for the feedback!

Sorry, only registred users can create playlists.
URL


Added by Sunnah Channel in Lampu Islam
22 Views

Description

Blog Lampu Islam: http://www.lampuislam.blogspot.com
Facebook Page: http://www.facebook.com/LampuIslam
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩Ϫ۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
Jazakallah Khair kepada: http://www.youtube.com/inkofscholars
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩Ϫ۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
Pembicara: Maulana Tariq Jameel

Saudara-saudaraku, sempurnakanlah ibadah kalian. Lalu, sempurnakanlah akhlak kalian.

Jika kalian berakhlak baik, maka angin Islam akan bertiup. Jadilah orang yang berguna bagi orang lain. Salah seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah "Ya Rasulullah, aku ingin menjadi orang yang terbaik di antara yang lain." Rasulullah S.A.W. bersabda "Sempurnakan akhlakmu maka kau akan menjadi yang terbaik di antara orang-orang." Salah seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah "Ya Rasulullah, aku ingin tetap teguh dalam imanku dan aku berharap dapat memenuhinya." Rasulullah S.A.W. bersabda "Sempurnakan akhlaqmu, maka imanmu akan lengkap."

Jadi saudara-saudaraku, kita melihat banyak orang yang shalat dan puasa, banyak yang memakai sorban dan berjenggot lebat, tapi kita jarang menemukan orang-orang yang berakhlak baik. Orang-orang yang mau memaafkan sudah menjadi langka di dunia ini.

Ketika seorang istri marah, maka dia ngambek kepada suaminya, ketika seorang suami marah dia pun ngambek kepada istrinya, ketika anak-anak marah, mereka berkata kasar pada orangtuanya, ketika orangtua marah, mereka memukuli anaknya, padahal sikap itu dapat mempengaruhi sisi psikologis si anak.

Di dekat rumahku, ada dua orang saudara kandung yang hidup berdekatan. Salah satunya meninggal dunia, namun saudara yang satunya tidak mau menghadiri pemakamannya. Aku berkata kepada dia dan anak laki-lakinya "Setelah dia wafat, perselisihan di antara kalian juga berakhir, jadi kau harus menghadiri pemakamannya." Dia berkata "Tidak, kami belum pernah bertatap muka selagi dia masih hidup, jadi apa tujuannya sekarang?" Aku berkata "Dia sudah wafat sekarang. Setidaknya, ingatlah susu ibumu dimana kalian dulu sering berbagi." Aku sudah memohon kepadanya, tapi dia tetap tidak mau menghadirinya. Dunia ini terisi dengan orang-orang seperti itu.

Namun kelakuan kita adalah: Mengucapkan salam kepada mereka yang mengucapkan salam, namun jika dia tidak memulai salam duluan, maka kita tidak mau mengucapkannya. Siapapun yang tersenyum pada kita, maka kita balik membalas senyumnya, namun siapapun yang mencibir kita, maka kita menimpuknya dengan bata. Itulah kelakuan kita.

Rasulullah S.A.W. bersabda "Seseorang dengan akhlak yang baik melampaui seseorang yang shalat Tahajjud dan berpuasa seumur hidupnya." Kenapa? Karena sifat ini sangat jarang ditemui.

Intisari dari akhlak yang baik adalah menjaga lidah maka semua akhlak yang lain akan mengikutinya. Jika kalian menjaga lidah pada saat marah atau bahagia, berbicara hanya yang perlu, maka tidak ada seorang pun yang derajatnya lebih tinggi daripada kalian. Tak ada seorang pun yang dapat mengejar kalian, bahkan dengan shalat Tahajjud, berpuasa, haji, dan umrah.

Ketika kalian melihat macet di jalan, kalian memilih jalan alternatif, bukankah begitu? Bahkan GPS memberitahu kita untuk mencari jalan lain. Ketika jalannya kosong, maka kalian mengebut. Jika jalannya kosong, kenapa kalian tidak memanfaatkannya? Sebagai contoh:
Pada jalan shalat selalu dipadati orang. Jalan puasa, jalan haji, jalan ilmu pengetahuan juga, jalan membaca Qur'an dan hadist juga padat. Tapi ada satu jalan yang kosong, yaitu jalan akhlak, karena tidak mudah menjadi orang yang sabar dan mau memaafkan. Meskipun kalian mengendarai Bajaj, masih terasa lebih cepat daripada Mercedez Benz, karena mobil Mercedez benz terjebak macet, sementara Bajaj yang kalian kendarai tetap jalan.

Jadi demi Allah, jika kalian memperbaiki akhlak, maka tidak akan ada yang dapat mengejar kalian.

Post your comment

RSS